Para pelaku telah dipantau dalam sebulan terakhir.
Lima orang diduga teroris ditembak mati di Bali. (VIVAnews/Fernando Randy)
Dua orang yakni, Hn (32) asal Bandung, Jawa Barat dan Ag (30) asal Jimbaran ditembak di jalan Gunung Sapotan, Denpasar. Tiga lainnya yakni, UH alias kapten, Dd (27) asal Bandung, Jawa Barat dan M alias Abu Hanif asal Makassar ditembak di jalan Danau Sanur, Denpasar.
Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar menuturkan, saat penangkapan, kelima terduga teroris ini melakukan perlawanan. Hingga terjadi baku tembak dengan aparat.
"Lima pelaku kejahatan akan melakukan aksi teror dan perampokan money changer, juga toko emas di beberapa tempat di Bali," ujar Boy Rafli Amar kepada VIVAnews, Senin 19 Maret 2012.
Menurutnya, 5 orang tersebut adalah pelaku kejahatan yang menjadi buronan polisi. Mereka masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait aksi perampokan di CIMB Medan.
"Saat ditangkap, para pelaku akan melakukan perampokan di PT Bali Money Changer jalan Sriwijaya Kuta Dan Toko emas jalan Uluwatu Jimbaran," Boy menjelaskan.
Barang bukti yang disita dalam penyergapan yakni, 2 pucuk senapan api FN (1 pucuk di TKP Sapotan, 1 pucuk di TKP jalan Danau Poso), 2 magazine dan peluru 48 butir cal 9 mm, penutup wajah (seibo). "Para pelaku telah dipantau dalam sebulan terakhir," dia menambahkan.
• VIVAnews


No comments:
Post a Comment